Jumat, 06 Juni 2008
Papua Nugini Tak Ingin Campur Urusan Irian Jaya
Asrama Agape, (oktopogau.com) Perdana Menteri Papua Nugini, Sir Mekere Morauta mengatakan, walaupun ada ikatan budaya dengan Propinsi Irian Jaya, pemerintahnya menghormati kedaulatan Republik Indonesia (RI) di propinsi tersebut.
"Kami menghormati kedaulatan dan kesatuan negara Indonesia. Apa yang terjadi di Indonesia saat ini adalah masalah dalam negeri," kata Morauta kepada wartawan di Sydney, Australia, Senin.`
Aparat Polri menembak tujuh orang pendukung Papua Merdeka di daerah perbatasan RI-Papua Nugini, hari Sabtu (2/12) ketika mereka menyobek bendera Merah Putih dan menyerang polisi dengan panah ketika aparat hendak menurunkan bendera Bintang Kejora.
Morauta mengatakan, untuk menjaga keamanan di daerah perbatasan adalah sulit.
"Kami terpaksa harus dalam keadaan siaga," katanya sambil mengumumkan pengamanan di daerah perbatasan ditingkatkan.(Ant/Reuter).
sumber :http://www.gatra.com/artikel.php?pil=23&id=1828