Senin, 01 September 2008

Timika, [kabarpapua.com] - PT. Freeport Indonesia (PT.FI) dan Brimob Amole V lagi-lagi melakukan Provokasih terhadap masyarakat tradisional yang mengais emas kemarin (28/8. 20:50 wib) di mile 71-73, Timika. Akibatnya, banyak warga pendulang telah melarikan diri ke hutan.

Kali ini, mereka (PT. FI dan TNI) berhasil memakai warga sipil Nus Tabuni, Luky Tabuni dan Lesman Kogoya. Mereka bertiga, menurut sumber informasih langsung dari lapangan, sengaja dibuat dalam keadalan mabuk oleh pasukan Brimob Amole V gabungan Papua, kemudian melakukan onar di tempat pendulangan dan Pasukan Brimob Amole V melakukan penembakan.


Belum ada korban warga sipil, namun menurut Alwambo Kelabo, salah satu anggota TPN/OPM wilayah itu kepada redaksi berita online ini, hingga hari ini (29/8) sebagian besar warga telah melarikan diri ke hutan saat mendengar bunyi tembakan aparat Brimob.

Sementara itu, kejadian ini, menurutnya sebagai suatu bentuk operasi terhadap pasukan TPN/OPM di Wilayah itu. "Ini sengaja dilakukan untuk membubarkan pasukan kompi yang selama ini berada disitu", jelasnya.

Sementara itu, Pihak PT FI dilaporkan telah mengambil kebijaksanaan untuk mengusir pendulang tradisional yang mengais-ngais ampas (kotoran) eksplorasi tambang emas PT. FI yang selama ini berada dan memborbardir kekayaan alam mereka.***

Sumber : www.kabarpapua.com
Sumber Foto :kriopanting.blogspot.com


Tidak ada komentar: